Just another WordPress.com site

motor listrik

Motor listrik merupakan perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Prinsip kerja motor listrik ini adalah mengubah arus listrik menjadi gaya magnet yang berulang dan dapat menggerakkan roda.

Cara kerja motor listrik

Secara umum mekanisme kerja seluruh jenis motor adalah seperti pada gambar di samping, tahap pertama arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya. Kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi looping sehingga akan mendapat gaya magnet dari arah yang berlawanan.

Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk membentuk kumparan. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk menghasilkan tenaga putar yang seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang biasa disebut kumparan medan(Anonim, 2007).

Motor arus DC

Motor listrik dikenal ada 2 jenis yaitu motor listrik dengan arus DC dan AC. Motor DC adalah motor dengan menggunakan arus listrik yang searah, arus ini adalah arus yang tidak langsung. Ciri-ciri arus listrik adalah arus ini biasanya berasal dari batu baterai, sesuai dengan sifat batu baterai arus ini selalu berawal dari kutub positif menuju kutub negatif.

 

Motor listrik dengan arus DC memiliki 3 komponen utama yaitu kutub medan, dinamo, commutator. Kutub berguna menerima listrik dari sumber listrik dan mengalirkannya ke dalam kumparan atau dalam hal ini dinamo. Dinamo yang telah dialiri arus menghasilkan gaya elektromagnet yang terhubung dengan as penggerak dan menggerakkan beban. Sedangkan commutator membantu membalikkan arah arus di dalam dinamo serta transmisi arus antara dinamo dan sumber listrik. Dengan sistem kerja di atas, pada motor DC jika sumber listrik untuk kedua kutub ditukar maka akan menghasilkan gerak yang berlawanan arah.

Cam Starter

Juga menjadi keuntungan tersendiri untuk mesin-mesin yang memerlukan kebutuhan khusus seperti penggerak yang harus bisa dibolak-balik, untuk memudahkan pengaturan tersebut pada sumber arus dipasangi alat yang disebut cam starter. Alat ini berguna memutar sumber arus sehingga motor DC dapat bergerak berlawanan arah.

Untuk motor jenis AC menggunakan arus listrik yang bolak-balik, ciri-ciri arus ini adalah arusnya langsung yaitu tetap menghasilkan arah yang sama walaupun sumbernya diputar. Biasanya bersumber dari PLN, arus listrik jenis AC dapat mengalir walaupun kawatnya tidak dihubungkan kembali ke sumbernya hal ini menyebabkan arus AC harus diberi pengaman seperti stop kontak.

Belitan 1 fasa

Motor AC memiliki dua jenis dilihat dari belitan dalam dinamo dan cara kerjanya yaitu motor AC 1 fasa dan motor AC 3 fasa. Motor dengan 1 fasa memiliki 2 belitan seperti gambar. Belitan utama memiliki belitan yang lebih banyak dan gaya yang lebih besar dibandingkan belitan bantu. Untuk 3 fasa memiliki 3 belitan strator yang menghasilkan medan putar dan induksi pada rotor sehingga menghasilkan putaran.

 

Pada dasarnya listrik AC dan DC memiliki kegunaan masing-masing untuk mesin yang berbeda pula. Menjadi suatu masalah juga jika memiliki sumber listrik AC atau DC tetapi menggunakan mesin yang sumber listriknya berbeda. Tetapi hal ini dapat tidak menjadi masalah karena kedua listrik tersebut dapat dikonversi dari AC menjadi DC atau sebaliknya. Untuk mengubah listrik AC menjadi DC menggunakan adapter, alat ini banyak digunakan untuk penggunaan alat-alat elektronik seperti laptop, mainan, handphone dan lain-lain. Sedangkan untuk mengubah listrik DC menjadi AC menggunakan inverter. Alat ini mengumpulkan energi dari beberapa sumber listrik DC misalnya aki dan diubah menjadi AC, meskipun di Indonesia sendiri alat ini masih jarang digunakan(Valerint, 2010).

Perangkat yang berhubungan dengan energi elektromagnet bukan hanya dari energi listrik menjadi energi gerak, tetapi adapula sebaliknya. Mesin yang menghasilkan energi listrik dari energi mekanik ini dinamakan generator. Jika pada pada motor listrik arus dialirkan ke dalam motor motor agar menghasilkan elektromagnetis dan bergerak maka pada generator gerak pada kumparan yang dikelilingi oleh magnet yang menghasilkan energi listrik dengan dihubungkan pada kabel. Seperti motor listrik, generator ini juga terdapat dua jenis arus, yaitu AC dan DC(anonim, 2008).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: