Just another WordPress.com site

Di dalam industri, keperluan untuk mengangkut bahan baku untuk produksi ataupun pemindahan bahan-bahan merupakan keperluan yang tak terelakkan sebagai mempercepat  proses industri untuk menghasilkan produk yang sesuai jumlah yang diinginkan. Pemindahan bahan atau barang dalam proses industri bisa menggunakan tenaga manusia ataupun tenaga mesin, untuk tenaga mesin digunakan dapat digunakan alat transportasi. Alat transportasi untuk proses industri yang dipelajari dalam praktikum kali ini adalah konveyor dan forklift.

Konveyor berasal dari kata convoy yang berarti berjalan dalam jumlah besar, maka konveyor dapat juga diartikan mesin yang berfungsi mengangkut barang jumlah besar dan mengatasi jarak yang ada. Mesin konveyor telah banyak dipakai di industri dunia dalam kegunaannya menghemat waktu dan tenaga manusia. Mesin konveyor yang umum dipakai saat ini adalah belt, roller, chains, screw, dan pneumatik konveyor (Anggono, 2009)

Pada dasarnya konveyor bukanlah sebagai salah satu mesin yang termasuk dalam proses industri karena hanya memindahkan bahan atau produk yang diolah supaya proses yang dilakukan menjadi lebih cepat maka dari itu mesin konveyor ini termasuk dalam mesin penunjang atau pembantu.

Sumber: Anonim, 2008

Beragam jenis konveyor dibedakan menurut alat yang digunakannya serta daya angkutnya, yang paling sederhana adalah belt konveyor. Konveyor ini menggunakan sabuk kulit yang diloop pada satu jalur dan diputar menggunakan mesin listrik di salah satu atau kedua ujungnya. Mesin listrik yang dihubungkan dengan sabuk terpasang pada silinder yang menarik gulungan sabuk, sabuk yang tertarik karena keketatan silinder dan panjang loop yang membuatnya menjadi konveyor dengan menaruh bahan-bahan di atasnya.

Konveyor ini memiliki kapasitas bahan yang relatif kecil karena hanya menggunakan daya gesek antara sabuk dan silinder. Semakin kecil daya gesek tersebut semakin besar kapasitas bahan yang bisa diangkut. Penggunaan belt konveyor contohnya pada industri karet, untuk memindahkan bahan baku ke dalam pemanasnya.

Konveyor jenis ini memiliki keuntungan yaitu dapat diimprove seperti pemberian plat pada sabuknya, serbaguna, dapat beroperasi secara continue, meskipun kecil kapasitasnya dapat diatur dengan pengubahan gaya gesek pada silinder, dan perawatannya mudah. Sedangkan  kelemahannya yaitu jaraknya tidak dapat diubah, dan biaya operasinya terhitung mahal dengan penggunaan yang kecil.

Konveyor selanjutnya adalah roller konveyor, konveyor ini disusun oleh banyak silinder yang membentuk jalur untuk pengangkutan bahan-bahan yang relatif berat. Silinder ini terbuat dari bahan logam yang jalurnya dibuat sepanjang logam raknya dan sebagai kelebihannya rak-rak ini dapat diatur panjangnya sesuai dengan kebutuhan produksi.

Sumber: Anonim, 2008

Konveyor jenis ini ada yang bekerja dengan perputaran tiap silinder tersebut yang mendorong bahan diatasnya. Untuk silinder yang berputar menggunakan energi listrik yang dialirkan untuk tiap-tiap kelompok silinder, artinya setiap kelompok silinder yang dipasang memiliki mesin penggerak sendiri, sehingga dalam hal ini roller konveyor berputar memiliki biaya operasi yang relatif mahal. Tetapi konveyor ini cocok untuk pengangkutan bahan-bahan berat dan sangat banyak.

Konveyor roller juga ada yang hanya sebagai dudukan yang tidak berputar dan tenaga penggeraknya berasal dari bahan yang datang dibelakangnya ataupun tenaga gaya gravitasi, karena konveyor disusun miring. Untuk konveyor roller yang bergerak banyak digunakan untuk industri-industri barang elektronik, pada pemindahan produk yang sudah dilakukan pengemasan. Dan konveyor roller yang tidak berputar banyak digunakan pada industri pertanian seperti pengolahan selai nanas.

Untuk pengangkutan bahan-bahan yang sangat berat misalnya pada pabrik mobil atau motor digunakan konveyor jenis chains. Seperti namanya konveyor ini tersusun oleh rantai-rantai yang tersambung membentuk jalur dan diberi plat di atasnya sebagai tempat dudukan barang. Rantai-rantai ini dapat disusun di atas sebuah jalan ataupun pada susunan roda yang berputar untuk menggerakkan konveyor. Konveyor ini pada umumnya menggunakan tenaga mesin penggerak motor bakar (Fauzi, 2004).

Konveyor chains ini terbagi menjadi dua jenis menurut fungsi dan kegunaannya, yakni apron dan scraper. Konveyor apron digunakan untuk variasi yang lebih luas dan untuk beban yang lebih berat dengan jarak yang pendek. Konveyor apron yang sederhana terdiri dari dua rantai yang dibuat dari mata rantai yang dapat ditempa dan ditanggalkan dengan alat tambahan A. Palang kayu dipasang pada alat tambahan A diantara rantai dengan seluruh tumpuan dari tarikan conveyor (Fatia, 2011). Sedangkan untuk konveyor scraper  merupakan konveyor pelat yang bisa digunakan untuk mengangkut muatan yang berat namun tidak seberat bila menggunakan konveyor apron.

Kelebihan dari konveyor rantai adalah kapasitasnya yang sangat besar, jalurnya dapat dibuat berkelok-kelok. Karena menggunakan roda ber-plat maka luas jalurnya juga dapat diatur serta memudahkan dalam proses langsung di atas konveyor tersebut. Tetapi dalam penggunaannya konveyor ini memerlukan biaya operasional yang sangat besar. Meskipun begitu di dalam industri pertanian juga ditemukan yang menggunakan konveyor ini seperti pada industri minyak kelapa sawit.

Konveyor yang digunakan untuk bahan yang sangat sedikit atau kecil dapat digunakan konveyor screw dan pneumatic. Screw konveyor adalah konveyor yang sekaligus sebagai pengaduk bahan ketika dilakukan pengangkutan. Konveyor ini seperti bor raksasa yang dimasukkan ke dalam silinder panjang, prinsipnya yaitu ketika bor ini berputar loop yang ada pada sisi bor akan mendorong bahan dari tempat masuk ke ujung satunya.

Konveyor ini menggunakan motor bakar sebagai penggerak serta keuntungannya dapat diposisikan ke atas atau miring .Kelemahannya adalah penggunaannya yang sulit dioperasikan serta biayanya yang relatif mahal. Perawatannya pun sulit karena menggunakan mesin yang besar dan juga arah dari pengangkutannya tidak dapat dirubah.

Untuk pengangkutan yang sedikit lainnya adalah pneumatic konveyor. Konveyor ini menggunakan tenaga angin untuk mengangkat bahan yang ingin dipindah. Konveyor jenis ini juga berguna sebagai pemisah antara bahan dengan kotorannya seperti bahan tepung dengan debu. Prinsipnya adalah penghembusan angin dari dasar konveyor yang menerbangkan bahan dan melewati cyclone yang diatur agar hanya dapat dilewati oleh bahan. Sangat berguna untuk pembersihan atau pemrosesan yang benar-benar memerlukan bahan yang murni tetapi proses yang dilakukan lama ( Fauzi, 2004).

Pada praktikum yang telah dilaksanakan praktikan telah mempelajari mengenai peralatan penanganan penggudangan.Forklift merupakan salah satu material handlingyang utamanya digunakan untuk memindahkan produk berkemasan.Alat ini merupakan peralatan bermotor yang dapat menghasilkan gerakan perpindahan ke depan belakang serta ke kanan dan kiri. Forklift merupakan salah satu material handling yang akan sering ditemukan dalam gudang untuk kepentingan pemindahan produk dari satu tempat ke tempat lain yang diinginkan. Menurut Anonim (2010) forklift juga sering disebut sebagai lift truck adalah salah satu material handling yang paling banyak digunakan di dunia logistik.

Tujuan utama dari penggunaan forklift adalah untuk transportasi dan mengangkat. Dalam kehidupan sehari-hari forfklift dapat kita temukan dalam supermarket. Alat ini biasanya digunakan untuk meletakkan produk dirak penyimpanan yang susah dijangkau manusia tanpa peralatan penunjang. Sejarah forklift awalnya dibawa oleh seorang ahli penggudangan pada tahun 1906. Pennsylvania Railroad memperkenalkan sebuah battery platform truck untuk memindahkan barang. Perkembangan selanjutnya banyak terjadi pada saat perang dunia I. Konon menurut sejarah, dunia logistik sangat dipengaruhi oleh adanya perang. Forklift modern sekarang sudah berbeda jauh dengan sejarah awal forklift yang ada. Forklift modern benar-benar difokuskan untuk kedua hal utama, yaitu transportasi dan mengangkat.

Meskipun dalam praktikum yang telah dilaksanakan pengamatan forklift tidak dilakukan, akan tetapi praktikan diberikan penjelasan oleh asisten mengenai bagian-bagian forklift dan fungsinya. Pada prinsipnya ada beberapa bagian utama forklift seperti misalnya overhead guard, counterweight, mast, carriage, serta fork. Bagian-bagian pada forklift ini memiliki kegunaan yang berbeda-beda pula. Pada laporan ini pun akan dibahas satu persatu mengenai kegunaan dari bagian forklift.

Sumber : Anonim, 2011

Diatas ini merupakan contoh forklift yang umum digunakan dipasaran, gambaran peralatan penanganan ini disertai bagian-bagian dan akan dijelaskan fungsi dari tiap bagian forklift satu persatu. Fork bisa dikatakan sebagai bagian utama dari forklift, mengapa? Hal ini karena untuk mengangkut pallet yang berisi produk siap angkut akan diletakkan tepat diatas fork. Oleh sebab itu bagian ini merupakan bagian yangn sangat penting dalam forklift. Fork berbentuk dua buah besi lurus dengan panjang berkisar antara dua sampai tiga meter. Posisi peletakan barang di atas pallet masuk ke dalam fork juga menentukan beban maksimal yang dapat diangkat oleh sebuah forklift (Anonim, 2010).

Fungsi fork ini adalah sebagai pemegang landasan beban yang mana fork ini terpasang pada kerangka ( backrest ) sebagai pembawa garpu dan tiang penyokong mast. Fork assembly diikatkan ke salah satu ujung rantai dan yang lainnya terikat pada beam tiang penyokong. Rantai ini bergerak sepanjang puli ( wheel ) yang melekat pada ujung atas dari batang torak pada lift silinder (Anonim, 2009).

Bagian selanjutnya yakni overhead guard, bagian ini merupakan bagian safety work bagi pengendara forklift. Bagian ini yang akan melindungi kepala pekerja forklift dari bahaya yang mungkin terjadi saat bekerja, seperti jatuhnya barang-barang yang sedang diangkut saat dinaikkan maupun diturunkan menggunakanforklift. Bagian ini juga memiliki kegunaan sebagai perlindungan dari cuaca seperti panas atau hujan yang dapat mengganggu pekerjaan pemindahan barang. Bagian yang terakhir adalah counterweightyang merupakan bagian penyeimbang beban dari sebuah forklift. Letaknya berlawanan dengan posisi fork, bagian ini akan memberikan keseuimbangan penuh ketika nantinya muatan yang diangkut besar.

Menurut sumber energi yang digunakan, ada 2 macam jenis forklift yang saat ini populer digunakan yakni forklift diesel dan forklift battery. Untuk forklift diesel ini menggunakan mesin diesel sebagai penggeraknya. Secara otomatis, forklift ini berbahan bakar solar dan biasanya memiliki jenis ban yang terbuat dari karet seperti ban kendaraan pada umumnya. Sedangkan forklift batterymenggunakan tenaga bateraisebagai sumber energinya. Baterai ini mempunyai lifetime sehingga diperlukan sebuah alat untuk mer-recharge dan baterainya dapat berfungsi kembali. Fungsi perawatan ini sangat penting untuk kelangsungan hidup dari sebuah baterai (Anonim, 2011).

Pengamatan selanjutnya yang dilakukan oleh praktikan adalah pengamatan terhadap mesin penggorengan hampa udara yang sering disebut vacuum frying,alat ini memiliki prinsip menyedot kadar air yang tinggi pada komoditi yang akan digoreng dengan tidak merusak bentuk fisik dari bahan tersebut.

Pada dasarnya bahan pertanian seperti buah-buahan jika dipanaskan pada suhu yang tinggi akan merusak fisik dari bahan yang ingin diolah, contohnya menjadi menciut atau mengkerut sehingga mengurangi nilai tambah dari produk tersebut. Dengan menggunakan vacuum frying bahan yang di goreng di dalam tabung bertekanan sehingga untuk pengeringan bahan tersebut hanya memerlukan suhu yang lebih rendah dari titik didih air pada tekanan luar, hal ini menghasilkan bahan yang kering tanpa merusak fisiknya.

Bahan digoreng di dalam tabung penggorengan yang diberi tutup kedap udara untuk menjaga tekanan dan pengaruh dari luar. Karena prosesnya penggorengan maka di dalam tabung juga dimasukkan minyak goreng di bagian dasar tabung, sedangkan bahan yang ingin digoreng berada di tempat penggorengan yang berrongga dan tempat ini diputar dari luar, perputaran dilakukan dengan tenaga manusia. Tabung penggorengan berada di atas sumber api biasanya menggunakan kompor.Untuk kelancaran proses penggorengan tabung penggorengan memiliki penutup yang memiliki kaca untuk melihat bahan yang sedang diproses. Tabung juga terhubung dengan pengukur tekanan udara serta saluran untuk mengalirkan uap air hasil dari penggorengan tersebut.

Alat ini sering digunakan untuk memproduksi keripik buah, misalnya keripik apel. Keuntungan dari menggunakan alat ini adalah, kadar air yang tinggi pada komoditi yang digoreng dapat diserap dengan keadaan hampa dan tekstur rasa komoditi yang dihasilkan tidak berubah. Dengan perlakuan dalam vacuum fryer ini akan menghasilkan produk agroindustri yang memiliki nilai tambah tinggi. Sedangkan kelemahan dari alat ini adalah energi yang digunakan sangat besar, biaya operasi dan harga alat mahal. Sehingga dirasakan kurang ekonomis bagi para pengusaha yang tidak memiliki modal banyak.

Sumber : Asnaquy, 2010

  1. Bak penampung air
  2. Penglihatan tekanan
  3. Tabung vacuum
  4. Penglihat produk
  5. Tutup tabung penggoreng
  6. Kompor gas
  7. Mesin pompa
  8. Pegangan
  9. Tuas pemutar
  10. Kotak panel
  11. Tabung penggorengan

Pada bagian belakang tabung penggorengan terdapat bak penampung air yang memiliki kegunaan untuk menahan tekanan dalam tabung penggorengan. Sehiongga tekanan dalam tabung tetap seperti pada pengaturannya. Apabila tidak ada air pada bak, efeknya adalah tekanan yang tidak stabil, dan menjadikan lingkungan dalam tabung tidak ada ruang hampanya. Akibatnya adalah kadar air yang tinggi tidak dengan sempurna diserap, dan suhu menjadi tidak sesuai menyebabkan karamelisasi pada bahan yang digoreng. Maka dari itu, waktu dalam proses ini harus diperhatikan supaya tidak terlalu lama dalam keadaan suhu tinggi dan tidak merusak fisik dari bahan yang diolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: